BALAI KARANTINA PERTANIAN MERAUKE SINERGI BNPP BUKA LAYANAN DIPERBATASAN RI-PAPUA NEW GUINEA (PNG)

banner 160x600
banner 468x60
merauke 1

Kabalai karantina Pertanian Merauke, Sudirman dengan Bupati Merauke, Frederikus Gebze saat acara Perbatasan RI-PNG di Merauke , Kamis (23/1/2020) (foto Bahar Jakarta News)

JAKARTANEWSon- Merauke, Tim Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP) pusat beserta perwakilan dari lintas kementerian/lembaga yang melibatkan Badan Karantina Pertanian Kementan dalam waktu dekat akan membuka Akses di pertabasan dengan membangun aral perkantoran terpaDU yang melibatkan beberapa instansi terkait termasuk Badan Karantina Peertanian kementan melalui balai karantina Pertanian Merauke.

Tim BNPP tiba di Kabupaten Merauke Kamis (23/1/2020). Di kantor Bupati Merauke, tim BNPP bertemu dengan unsur CIQS yang ada di Merauke untuk melakukan koordinasi terkait rencana pengoperasian PLBN Sota, yang rencananya dalam waktu dekat akan diresmikan oleh Presiden Jokowi.

merauke 2

Sekretaris BNPP, Suharjo Diantoro, saat memimpin rapat koordinasi mengatakan BNPP saat operasional nanti lebih pada manajerial admnistratif, sedangkan operator pelayanan ada di tangan bea cukai, imigrasi, dan karantina (CIQ) "Kita terus berkoordinasi, fasilitas apa yang kurang segera ditindaklanjuti, supaya rekan-rekan CIQ ini bisa bekerja maksimal," jelasnya.

Kepala Balai Besar Karantina Pertanian Merauke, Sudirman menjelaskan, keberadaan PLBN Sota akan membuka keran ekspor produk-produk pertanian asal Merauke ke Papua New Guinea. "Dari data IQFAST selama tahun 2019 secara total, beras asal Merauke yang diekspor mencapai 22.939 kilogram bernilai total Rp 268.187.000, sedangkan kayu lapis mencapai 27.799 kubik dengan nilai Rp 198.084.370.000. Komoditas lainnya yang dikirim melalui pelabuhan lain, antara lain jenetri mencapai nilai total Rp 163.760.000 dengan volume 8.188 kilogram; kopra dengan total nilai Rp 12.845.035.000 volume 367.001 kilogram; kayu gaharu mencapai nilai Rp 22.683.000.000 dengan volume 75.610 kilogram; dan gambir dengan nilai Rp 12.290.244.050 dan volume 351.150 kilogram," ungkapnya.

Kepala Balai Karantina Pertanian Merauke, Sudirman juga mengatakan, produk gambir dari Merauke juga sudah rutin tiap bulan di ekspor ke berbagai negara melalui pelabuhan Jayapura.Selain gambir kedepan produksi beras di Merauke yang saat ini melimpah menjadi andalan ekspor ke daerah perbatasan negara PNG, tiap hari masyarakat negara PNG di daerah perbatasan membeli Produk pertanian di Merauke utamanya beras, tidak menutup kemungkinan daerah Merauke akan menjadi Lumbung Pangan di Indonesia bagian Timur yang siap mensuplai kebutuhan beras di daerah sekeliling papua," ungkap Sudirman Kabalai Karantina Pertanian Merauke.

merauke 4

Menurut Kepala Balai Karantina Pertanian Merauke, Sudirman Kegiatan dilanjutkan dengan peninjauan fasilitas dan simulasi operasional di lapangan. Fasilitas seperti konter keberangkatan, kedatangan, ruang tindakan karantina hewan dan tumbuhan, hingga ruang administrasi telah tersedia. Dengan menganut sistem Integrated Border Management (IBM) atau sistem perbatasan terintergasi, karantina pertanian nantinya memiliki ruang pelayanan dan pemeriksaan satu atap dengan karantina ikan, bea cukai, serta imigrasi. "Fasilitas monitor mesin Xray bersama bea cukai yang terintegrasi memudahkan petugas karantina mengecek barang dan komoditas yang dibawa nantinya. Kami mendukung penuh operasional PLBN Sota," tegasnya.

Fernandus salah satu warga nedgara PNG yang diwawancarai di Media Jakarta News di pagar perbatasan RI-PNG mengatakan, dengan adanya pembenahan atau pembangunan Kantor terpadu di lintas perbatasan PNG-RI sangat membantu roda perekonomian antar dua negara di perbatasan. Kami warga PNG sangat terbantu bisa membeli bahan makanan di Indonesia yang murah dibanding di negara kami. Disamping itu jarak Indonesia sangat dekat dibanding harus membeli bahan makanan di pusat kota PNG," katanya.

Fernando salah satu karyawan Balai Karantina Pertanian Merauke saat bincang-bincang dengan wartawan mengatakan, setiap hari di Sota perbatgasan RI-PNG sangat ramai dikunjungi oleh masyarakat pelintas batas kedua negara. Banyak juga masyarakat Merauke yang sengaja datang untuk berwisata membeli produk negara PNG. Dan sebaliknya juga Masyarakat dari negara PNG juga setiap hari datang ke Indonesia membeli bahan makanan ke Indonesia. Kami dari Badan Karantina garda paling depan di ujung perbatasan RI-PNG siap melaksanakan tugas Perkarantinaan mengawal dan menjaga lalu lintas perdagangan hewan dan tumbuhan lintas batas negara," tegas Nando sapaan akrabnya.  (Bahar) 

 

Bagikan Artikel Ini:
banner 468x60
author
No Response

Comments are closed.