HARGA GABAH DI SUKABUMI ANJLOK RP 3.800 PER KG, TIM SERGAP KEMENTAN BORONG GABAH PETANI

banner 160x600
banner 468x60
IMG-20180206-WA0044

MENTAN AMRAN SAAT ACARA SERAP GABAH PETANI DI SUKABUMI JAWA BARAT, SELASA (6/2/2018)

JAKARTANEWSon- Sukabumi,  Harga gabah di tingkat petani di Sukabumi tengah anjlok dikisaran Rp 3.800, hal ini disampaikan petani langsung kepada Menteri Pertanian di Desa pangumbahan Kecamatan Ciracap Kabupaten Sukabumi Jawa Barat, selasa (6/2/2018). Mentan didampingi Ketua KPPU Syarkawi Rauf dan Pj. Upsus Jawa Barat  Yang juga kepala Karantina Kementan, Banun Harpini saat kunjungan kerja dalam rangka panen raya di Sukabumi. Kunker ini juga untuk merespon sekaligus menstabilkan harga gabah petani yang jatuh di level terendah. Kementerian Pertanian (Kementan) melalui Sergab Gabah yang terdiri dari Kementan, Bulog dan BRI memborong gabah petani agar petani tidak rugi dengan harga jatuh tersebut.

Menteri Pertanian, Amran Sulaiman mengaku prihatin dengan anjloknya harga gabah di tingkat petani. “Kasian petani. Makanya saya instruksikan Kementan dan Tim Sergap untuk membeli gabah petani ini,” ujarnya usai panen raya di Sukabumi, hari ini.

Mentan Amran juga mengungkapkan , pihaknya menyiapkan anggaran Rp 7 miliar untuk memborong gabah petani di Sukabumi. “Kami siapkan Rp 7 miliar untuk menyerap gabah petani Sukabumi. Petani harus diselamatkan,” katanya.

Ia berharap, tidak ada lagi harga gabah yang rendah ditingkat petani. “Setelah ini tidak boleh lagi ada harga gabah dibawah Rp 3.800. Ini sudah terlalu rendah. Nanti juga saya akan laporkan secepatnya ke presiden,” ungkapnya.

Amran menambahkan, total luas panen di Kabupaten Sukabumi bulan Januari adalah 3.905 hektare (ha). Sedangkan perkiraan panen bulan Februari seluas 34.938 ha dan untuk Maret 28.842 ha.

“Dengan produktivitas 58.21 GKG (padi sawah dan ladang) berarti produksi gabah mencapai 22.731 pada Januari, 203.374 Februari dan 167.889 Maret dengan total 393.994 ton GKG,” tuturnya.

Ia mengatakan, produksi tersebut setara dengan produkai beras pada Januari 14.775, Februari 132.193 dan Maret 109.193 sehingga total sebanyak 256.069 ton beras. “Sistem irigasinya menggunakan irigasi teknis, irigasi setengah teknis dan irigasi pedesaan serta sawah tadah hujan sebanyak 47 kecamatan,” tamhahnya.

Menurut dia, konsumsi beras per bulan di Kabupaten Sukabumi berdasarkan jumlah penduduk sekitar 2,4 juta jiwa sebesar 271.416 ton per tahun. “Berarti bulan Maret 2018 Sukabumi sudah dapat mencukupi lebih dari setengahnya,” ungkapnya.

Sementara untuk luas panen padi Nasional bulan Januari 2018 sebesar 854.000 ha dengan hasil 4,51 juta ton GKG. Produks itu setara dengan 2,83 juta ton beras,  surplus 329 ribu ton dibandingkan kebutuhan konsumsi 2,5 juta ton.

Panen bulan Februari luas lahan 1,63 juta ha dengan produksi 8,67 juta ton GKG setara 5,43 juta ton beras surplus 2,93 juta ton beras. Sementara untuk bulan Maret panen seluas 2,25 juta ha dengan produksi 8,8 juta ton GKG.  (bhr)

Bagikan Artikel Ini:
banner 468x60
author
No Response

Leave a reply "HARGA GABAH DI SUKABUMI ANJLOK RP 3.800 PER KG, TIM SERGAP KEMENTAN BORONG GABAH PETANI"