KABUPATEN SUKABUMI TAHUN INI BERTEKAD CAPAI TARGET LUAS TAMBAH TANAM (LTT) PADI

banner 160x600
banner 468x60
Jpeg

kepala pusat kepatuhan kerjasama dan informasi perkarantinaan Badan karantina pertanian kementan yang juga PJ Upsus Kabupaten Sukabumi yang baru, Dr. Ir.Arifin Tasrif MSc, MM, saat memberikan pengarahan pada Tim Upsus Pajale tingkat lapangan di Hotel Agusta Kabupaten Sukabumi Jawa Barat, Rabu (15/8/2018) 

JAKARTANEWSon- Sukabumi, Kementerian Pertanian RI dalam hal ini Mentan Amran meminta semua pejabat terkait Upsus dan penanggung jawab Upsus Luas Tambah Tanam (LTT) padi jangan lengah, target kita tahun ini 1,2 juta ton. Bulan Agustus dan September harus tercapai agar di bulan November hingga Januari tahun ini tidak ada kata paceklik. Terkait arahan dan perintah Mentan Amran kesemua pejabat Upsus (Upaya Khusus),  tahun ini kami dan petugas terkait dilapangan bertekad mencapai target tanam yang ditetapkan bulan Agustus- september di Sukabumi yaitu sebesar 12 ribu hektare lebih, Insya Allah akan tercapai.Demikian disampaikan kepala pusat kepatuhan kerjasama dan informasi perkarantinaan Badan karantina pertanian kementan yang juga PJ Upsus Kabupaten Sukabumi yang baru, Dr. Ir.Arifin Tasrif MSc, MM, saat memberikan pengarahan pada Tim Upsus Pajale tingkat lapangan di Hotel Agusta Kabupaten Sukabumi Jawa Barat, Rabu (15/8/2018) yang dihadiri juga oleh kadis pertanian setempat dan 200 lebih peserta lainnya terkait Upsus.

PJ Upsus Sukabumi Arifin Tasrif juga mengatakan, saya sebagai penanggung jawab Upsus yang baru di Kabupaten Sukabumi Jawa  Barat, ingin program LTT Upsus berjalan sesuai yang perintahkan oleh pak Menteri. semua harus bergerak dilapangan untuk mencapai target ini. Dinas terkait dan teman-teman dilapangan di Sukabumi juga sangat mendukung dan solid dalam capaian program ini.

PJ Upsus Sukabumi Arifin Tasrif juga mengungkapkan,untuk target bulan Agustus-september ini sebesar 12163 ha. capaian dilapangan pada bulan agustus ini sebesar 9650 ha, sedangkankan realisasi sudah mencapai 9650 ha dan akan ada tambahan lagi pada bulan September nanti untuk capaian targetnya. walaupun saat ini di Sukabumi masuk musim kering tetapi semua optimis kalau ada turun hujan bulan ini, akan dilakukan tanam baru dan itu sudah menjadi kesepakatan kita dilapangan. Intinya target kita di Sukabumi ini Insya Allah tercapai dengan kerja yang solid di lapangan," katanya.

Pada acara yang sama, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Sukabumi Sudrajat menambahkan,Setelah kita mendapatkan arahan dari PJ Upsus yang baru Arifin Tasrif, kami akan mendukung penuh program pemerintah dalam hal ini Kementerian Pertanian untuk capaian Luas Tambah Tanam (LTT) di kabupaten Sukabumi ini. yang jadi kendala saat ini adalah musim kering dibeberapa tempat. Insya Allah kalau sudah ada hujan kami akan gerakkan lagi untuk tanam," katanya.

"Sesui keputusan Gubernur Jawa Barat Sasaran Target sukabumi 167.215 ha sampai dengan Juli ini sudah realisasi 156.864 ha. Kementan memberikan target pada agustus ini sebesar 12.163 ha dan September 9.650 ha (Agustus-September 21.813 ha) sesuai kesepakatan hari ini bisa dicapai di bulan agustus 4.399 ha, dan pada bulan September 5.949 ha dan jumlah selisih 11.465 ha dari target Kementan. Perkiraan realisasi sampai dengan September nanti seluas 167.215 ha. Lebih tinggi dibandingkan capaian tahun sebelumnya yang hanya mencapai 159.331 ha," kata Sudrajat.

Jpeg

Lahan pertanian di Sukabumi ini masih sangat luas, terbukti didaerah jampang setiap panen raya harga gabah sering jatuh. setiap panen raya harga gabah hanya berkisar Rp 2500-3000 per kilo. Insya Allah Sukabumi ini soal produksi padi tidak ada kendala. bahkan setiap tahunnya ada kenaikan produksi dan selalu surplus," ungkap Kadis pertanian Sukabumi Sudrajat.

Kabid Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Kabupaten Sukabumi Jawa Barat, Deden juga menambahkan,Kabupaten Sukabumi bulan Oktober 2017 sampai dengan bulan juli 2018 terkait LTT sebenarnya meningkat 8,35 persen dengan luasan 155 ribu ha. Bila dibandingka tahun sebelumnya, kita hanya 143 ribu ha dan itu berarti ada peningkatan, Sukabumi juga terbaik secara nasional ukuran Jawa Barat. Namun ada dua versi dari kementan kita ada kekurangan 12065 ribu ha pada agustus tahun ini. Tetapi dari peraturan Gubernur yang dicanangkan setiap tahun kita sudah melampau batas target pagu di Jawa Barat Sukabumi.

Menurut Deden, Pada LTT salah satu kendala sebenarnya dalah kalau musim kering. Walaupun tidak begitu mengkhawatirkan musim keringnya dapat tercapai sebenarnya target itu .tapi harapan kedepan kita tidak pesimis dan Pj Upsus Sukabumi juga mendorong terus , mudah-mudahan pertengahan septermber ada hujan lah.dan kita pasti sempat untuk instruksi percepatan luas tambah tanam (LTT)lagi di Sukabumi.

Ia juga mengatakan, Solusi yang harus diambil menghadapi kendala kekeringan ini dengan mengoptimalkan sarana prasarana utamnya pada pompa air pada daerah yang sulit dengan air. irigasi,tanam kemarin bulan juni harus dipertahangkan dan ternyata pada lahan-lahan yang dipaksakan kemarin tanam pada bulan juni ternyata kita sudah merilis sekarang sudah ada 133 ha terkena kekeringan.tapi alhamdulillah petani antisipasi sudah dilakukan dengan mengikuti himbauan pemerintah dengan ikut asuransi usaha tanaman padi," kata Kabid Tanaman Pangan dan Hortikultura Dinas Kabupaten Sukabumi Deden.

Deden juga menjelaskan,angka produksi yang biasanya 6-7 ton per ha tetapi pada musim kemarau ini kita prediksi angka produksi per ha hanya 3-4 ton per ha. Supaya petani respon dan kelompok tani bergairah kami ada program upaya khusus padi tani. Harapan kedepan untuk upsus pajale dan LTT Alhamdulillah terus berupaya dengan program pemerintah dengan memberdayakan kelompok tani supaya berhasil pertanamannya dan produksinya," jelasnya.  (Bahar)
 

 

Bagikan Artikel Ini:
banner 468x60
author
No Response

Leave a reply "KABUPATEN SUKABUMI TAHUN INI BERTEKAD CAPAI TARGET LUAS TAMBAH TANAM (LTT) PADI"