MASA PANDEMI CORONA, PENGIRIMAN HEWAN QURBANG DARI BANDUNG KE JAKARTA DIPERKETAT

banner 160x600
banner 468x60
peniriman sapi ke jakarta

gambar hewan Qurbang dari bandung yang akan dikirim ke Jakarta

JAKARTANEWSon- Bandung, Jelang Idhul Adha Tahun 2020 ini dalam Masa pandemi virus corona (Covid-19) pengiriman hewan qurban dari Bandung ke jakarta saat ini diperketat. Pengiriman hewan qurban dari Bandung ke Jakarta berjalan baik dan lancar. Demikian disampaikan Kepala Dinas Pangan dan Pertanian (Dispangtan) Kota Bandung Gin Gin Ginanjar kepada media, Jumat (24/7/2020).Hal itu dilakukan guna memudahkan pengawasan dan pengiriman penjualan hewan kurban.

Dispangtan Gin Gin juga megatakan, aturan tersebut dikeluarkan Kementerian Pertanian (Kementan) melalui Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan (Ditjen PKH) melalui surat edaran terkait proses penjualan dan penyembelihan hewan kurban khusus di tengah situasi pandemi Covid-19.

"Kita minta kecamatan untuk menetapkan lokasinya. Karena dalam edaran, tempat penjualan dan pengiriman harus mendapatkan izin pemerintah setempat. Selain berizin, untuk memudahkan memonitor dan mengontrol termasuk mengurangi kerumunan," kata Gin Gin.

Gin Gin juga mengimbau kepada para penjual atau distributor hewan kurban yang berasal dari luar Kota Bandung melengkapi administrasi Surat Keterangan Kesehatan Hewan (SKKH). Sekaligus juga surat keterangan kesehatan penjualnya.

Selain itu, kata Gin Gin, di lokasi penjualan juga harus dilengkapi dengan tempat mencuci tangan dan memastikan tetap menjaga jarak. Para penjual pun wajib menggunakan masker atau face shield serta memakai pakaian lengan panjang.

Gin Gin menyatakan tim satgas akan bekerja sampai H+3 Iduladha guna memantau proses pemotongan dan pendistribusian hewan kurban. Sehingga, disamping memastikan kesehatan saat hidup juga harus terpantau jangan sampai terkontaminasi ketika pengolahan.

"Bagi hewan yang dinyatakan sakit akan kita pisahkan dari kandang atau tempat jualan, kita akan lokalisasi. Sebelumnya kita akan coba lakukan pengobatan kalau memang cuma sakit kecil atau penyakit umum," katanya.

Tahun ini, sambung Gin Gin, pihaknya menyiapkan 30.000 kalung penanda sehat hewan kurban. Jumlah ini sudah dilebihi sebagai antisipasi adanya penambahan pedagang baru atau lebih banyak hewan yang dijual di lapangan.

"Tahun 2019 itu kita lakukan yang terperiksa 26.639 ekor, sebanyak 5.168 ekor sapi dan 21.471 ekor kambing dengan jumlah pedagang 528. Itu yang termonitor, tapi di Kota Bandung juga cukup banyak beberapa peternak hewan dan terkadang juga suka berjualan saat menjelang kurban," katanya.

Pada kesempatan terpisah Kepala Badan Karantina Pertanian Kementan, Ali Jamil menyebutkan bahwa, penyediaan hewan kurban yang sehat memang menjadi tanggung jawab bersama. Pihaknya selaku penjamin keamanan dan kesehatan hewan, tumbuhan dan produknya yang dilalulintaskan baik ekspor, impor maupun antar area saat ini melakukan peningkatan pengawasan khususnya hewan ternak jelang hari raya kurban di 506 titik layanan karantina di tanah air.

Hal ini tentunya sejalan dengan kebijakan Menteri Pertanian (Syahrul Yasin Limpo, red) agar logistik hasil pertanian dan peternakan tidak terkendala walaupun dalam kondisi masa pandemi. Tidak hanya sehat dan aman juga kelancarannya menjadi fokus kami. Untuk itu percepatan layanan dan peningkatan uji laboratorium kami tingkatkan,” kata Jamil.

Ali Jamil juga turut menghimbau agar dalam penyelenggaraan kurban nanti juga harus memperhatikan ketentuan teknis yang diatur dalam Peraturan Menteri Pertanian Nomor 114/Permentan/PD.410/9/2014 tentang Pemotongan Hewan Kurban.

"Hewan ternak yang dilalulintaskan sudah dipastikan sehat, selanjutnya penuhi persyaratan tempat penjualan hewan kurban, pengangkutan dan penampungan sementara hingga penyembelihan hewan kurban dan distribusi daging kurban sesuai aspek teknis dan syariat Islam, sesuai yang telah diatur dalam peraturan tersebut,"  kata Kabadan Karantina Pertanian Kementan Ali Jamil. (Bahar)

 

 

Bagikan Artikel Ini:
banner 468x60
author
No Response

Leave a reply "MASA PANDEMI CORONA, PENGIRIMAN HEWAN QURBANG DARI BANDUNG KE JAKARTA DIPERKETAT"