PERTANAMAN SAYURAN DAN KENTANG DI BANDUNG JAWA BARAT TERUS ALAMI PENINGKATAN PRODUKSI

banner 160x600
banner 468x60
gambar kentang di Lembang

Foto Produksi Pertanaman Kentang di Lembang Bandung

JAKARTANEWSon- Bandung, Pertanaman sayuran dan kentang dibeberapa tempat di jawa Barat khusunya di daerah Bandung dan sekitarnya terus mengalami peningkatan produksi. Hal ini disebabkan saat ini curah hujan masih belum maksimal di daerah bandung dan sekitarnya, sangat baik untuk pertanaman sayuran. Demikian disampaikan Asep salah satu petani sayuran dan kentang saat media memantau perkembangan produksi sayuran dan kentang di daerah Lembang Bandung, Kamis (10/9/2020).

Menurut Asep, saat ini petani sayuran mulai bergairah lagi menanam sayuran dan kentang karena selain harganya bagus, banyak permintaan dari pengelola swalayan di sekitaran kota Bandung pada petani sayuran di daerah Lembang dan pengalengan. harga rata-rata ditingkat petani mencapai Rp 8 ribu sampai 9 ribu ruopiah. Harga eceran ditingkat pedagang saat ini rata-rata per KG di kota bandung dan sekitarnya berkisar Rp 13.000 sampai 14.500 per Kg," tutur Asep.

Asep juga mengatakan, walaupun sempat harga sayuran dan kentan anjlok beberapa bulan lalu, tetapi saat ini mulai ada pergerakan kenaikan harga selisih Rp 1.000/kg, misalnya kentang granola ABC harganya menjadi Rp 4.500-Rp 5.500/kg dan kualitas AB menjadi Rp 5.500- Rp 6.000/kg, dan saat ini harga normal Rp 8.500/kg.

Menurut dia, panenan kentang di Lembang dan Pangalengan mulai berkurang, termasuk komoditas cengek domba sehingga harganya mulai bergerak naik. Bahkan, harga bawang merah pun kini bergerak naik ke Rp 17.000/kg dari semula jatuh ke Rp 9.000/kg. Pada pergelaran produk pertanian tersebut, harga kentang dicoba dijual Rp 15.000 per kemasan 2 kilogram.

Asep juga mengatakan, bulan lalu khusus kentang Granola, harganya bagus karena sedang musim kemarau produksinya berkurang. Akan tetapi, cukup banyak petani yang mampu selamat panen kentang Granola karena terjamin pasokan air untuk penyiraman tanaman.

Ia juga menyebutkan, kini harga jual panen kentang Granola naik ke Rp 11.000-15.000/kg tergantung kelas, setelah lebih dari setahun terakhir merugi pada kisaran harga Rp 3.000-3.500/kg. Perkembangan harga ini, membuat petani yang mengusahakan kentang dan panennya selamat, memperoleh keuntungan bagus saat musim kemarau ini.

Ada pula panen dan produksi makanan olahan kentang industri varietas lokal Medians, yang kini berkembang bisnisnya dengan dilakukan petani maupun Kelompok Wanita Tani (KWT) Berkah yang merupakan binaan Kelompok Tani Cijandang Agro. Usaha produksi kentang olahan itu, dapat dibuat french fries, keripik kentang, stik kentang, gabus kentang, risoles kentang, dan brownies kentang.

Menurutnya, kentang industri varietas lokal Medians tersebut merupakan lansiran Balai Penelitian Sayuran (Balitsa) Kementerian Pertanian, di Lembang, Kabupaten Bandung Barat. Kemunculannya merupakan alternatif dari segmen industri impor, sehingga usaha skala mikro, kecil, menengah pun juga dapat memproduksi pangan olahan berbahan kentang.

Pantauan dilapangan juga mendaptkan informasi,kalau saat ini petani tomat di Lembang mengeluhkan anjloknya harga tomat saat ini di tingkat petani, yaitu dengan harga Rp 5 ratus rupiah per kg. Petani berharap ada solusi dari pemerintah terkait anjloknya harga tomat ini.

Menurut informasi yang didapatkan di kantor Dinas pertanian tanaman pangan dan Hortikultura di Bandung menyebutkan, khusus komoditas cabai, bawang merah, dan bawang putih, optimistis pasarnya terserap oleh konsumen penduduk Jawa Barat  sendiri, yang jumlahnya kini 48 juta jiwa. Walau pasar antarpulau mulai sulit karena produksi cabai, bawang merah dan bawang putih sudah mampu diproduksi di Sumatra dan Kalimatan, serapan konsumen lokal Jawa Barat tetap tinggi.“Pasar ekspor diharapkan dapat menjadi solusi pemasaran," katanya.

Luas tanam MT 2019-2020 untuk pertanaman kentang tahun lalu sampaI tahun ini di Bandung adalah 3.070 hektar. Sedangkan untuk daerah Bandung Barat seluas 347 hektar. (Bahar)

Bagikan Artikel Ini:
banner 468x60
author
No Response

Leave a reply "PERTANAMAN SAYURAN DAN KENTANG DI BANDUNG JAWA BARAT TERUS ALAMI PENINGKATAN PRODUKSI"