PETANI SOPPENG DAN SIDRAP SULSEL BERHARAP, PROGRAM SERASI KEMENTAN DILANJUTKAN MENTAN SYL

banner 160x600
banner 468x60
soppeng top

Kepala Bidang Prasaran dan Sarana Dinas Tanaman Pangan,Hortikultura,Perkebunan dan Ketahanan Pangan Pertanian Kabupaten Soppeng, Abdussalam bersama Kelompok Tani di Soppeng, Kamis (28/1/2019) (Foto Bahar By Jakarta News)

JAKARTANEWSon- Soppeng, Program Selamatkan Rawa, Sejahterakan Petani (SERASI) di Provinsi Sulawesi Selatan, khususnya di Kabupaten Sidrap dan Soppeng secara langsung telah memberikan manfaat bagi masyarakat petani setempat. Petani di dua kabupaten tersebut berharap program SERASI yang digulirkan Kementerian Peretanian RI melalui Ditjen Prasarana dan sarana Pertanian (PSP) dapat dilanjutkan oleh Menteri Pertanian yang baru Syahrul Yasin Limpo (SYL).

Pada kunjungan Tim Media di Kabupaten Soppeng Sulsel dan wawancara lansung dengan para petani menyebutkan, Sepanjang musim kemarau tahun 2019 ini berdampak pada kekeringan di areal sawah tanaman padi. Namun di Kabupaten Soppeng kekurangan air mampu diatasi melalui pengadaan air oleh program Selamatkan Rawa, Sejahterakan Petani (SERASI). yang digilirkan Kementan melaui Ditjen PSP," kata Udin salah satu petani yang di Kabupaten Soppeng.

Jpeg

Musim Kemarau, Program SERASI di Kabupaten Soppeng disiapkan Air Bagi Petani Khususnya di Kelurahan Limpomajang, Kecamatan Mariorawa, Kabupaten Soppeng, Provinsi Sulawesi Selatan yang mencover empat kelompok tani (Gapoktan) dengan luas garapan mencapai 395 hektar.

Kepala Bidang Prasaran dan Sarana Dinas Tanaman Pangan,Hortikultura,Perkebunan dan Ketahanan Pangan Pertanian Kabupaten Soppeng, Abdussalam mengaku program SERASI di Soppeng mencakup 5079 hektar areal persawahan. “Khusus di kelurahan limpomajang untuk sudah hampir rampung semua salurannya. Saat ini sudah dimanfaatkan oleh petani, dan ratusan hektar areal sawah sudah terselamatkan oleh program SERASI ini,”kata  Abdussalam.,di Kabupaten Soppeng Sulsel, Kamis (28/11/2019).

Namun kata dia, saat ini petani juga masih membutuhkan pompa air untuk mengambil air dari saluran air yang dibangun dari proyek SERASI. “Saluran sudah terbagi dalam beberapa cluster. Sekarang sudah rencana tanam, tinggal dibantu pompa untuk membagi air ke areal persawahan petani,”tuturnya.

Menurut Kabid Prasarana dan Sarana Pertanian Dinas Tanaman Pangan, Hortikulturan dan Perkebunan Kabupaten Sidrap, Suriyanto, Sebelum ada program SERASI lahan sawah di atas areal tanah rawa yang sering kekeringan pada musim kemarau, hanya mampu panen 2 ton per hektar.Itu pun kalau bisa dipanen. Namun setelah adanya program serasi dari Kemeterian Pertanian para petani bisa panen 3-4 ton per hektarnya,” katanya.

Jpeg

Suryanto juga menjelaskan, pihaknya telah menjalankan sosialisasi program SERASI yang hampir berjalan satu tahun ini dengan cukup baik. “Sebelumnya, pada waktu dimulai sosialisasi program SERASI banyak petani yang ‘pesimis’. Tetapi setelah dilakukan pembuatan saluran irigasi sekunder yang dilakukan Ditjen PSP Kementerian Pertanian para petani akhirnya baru percaya,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua Gapoktan Kelurahan Sidenreng, Kecamatan Watang Sidenreng, Kabupaten Sidrap, Provinsi Sulawesi Selatan, Saharuddin mengakui, sebelum ada program SERASI ini, para petani tidak bisa panen padi lantaran alami kekeringan pada musim kemarau, dan kebanjiran pada musim penghujan. “Sekarang petani sudah bisa panen di areal tanaman padi Ciherang seluas 300 hektar sampai 400 hektar. Apalagi bila nanti ada bantuan pompa dan traktor, para Petaniakan sangat terbantu lagi,” kata Saharudin. para petani disini menaruh harapan besar program SERASI yang digilirkan oleh Kementan RI melalui Ditjen PSP dapat dilanjutkan oleh Mentan baru Syahrul Yasin Limpo (SYL) harapnya.  (Bahar/Tim)

Bagikan Artikel Ini:
banner 468x60
author
No Response

Leave a reply "PETANI SOPPENG DAN SIDRAP SULSEL BERHARAP, PROGRAM SERASI KEMENTAN DILANJUTKAN MENTAN SYL"