PROGRAM KREDIT USAHA RAKYAT (KUR) DI TASIKMALAYA JABAR PERLU SOSIALISASI DARI PUSAT DAN DAERAH

banner 160x600
banner 468x60
kur tasik 10 juni

Suasana Panen Padi di Tasikmalaya Jawa Barat

JAKARTANEWSon-Tasikmalaya,Program Kredit Usaha Rakyat (KUR) dari pemerintah untuk membantu para petani di daerah Tasikmalaya  masih perlu sosialisasi dari pusat dan daerah, karena diniali masih belum maksimal, hal ini terkait dengan adanya pandemi Covid-19 yang menghambat para petani melakukan kegiatan pertanian.

Menurut kang ujat salah seorang petani asal Tasikmalaya Jawa Barat,, Rabu (10/6/2020)  yang diwawancarai media mengatakan, Program Kredit Usaha Rakyat atau KUR dari pemerintah perlu penanganan yang maksimal terkait sosialisasinya, Pasalnya program tersebut sangat membantu masyarakat tani, tapi sosialisasinya masih kurang maksimal," kata kang ujat.
 
Selain itu katanya, banyak Hambatan yang dialami para petani di lapangan seperti susahnya persyaratan yang diberikan oleh pihak Perbankan (Keputusan diberi atau tidaknya ditentukan oleh pihak perbankan), juga Dalam hal pemasaran produk pertanian pada masa pandemi ini terbentur karena adanya PSBB, jadi hasil pertanian over produk dan harga menjadi murah.

Sedangkan dari sisi Perbankan hambatan itu karena adanya kehati-hatian dalam mengalokasikan dana KUR disaat masa pandemi covid-19 dimana perekonomian tidak stabil dan perbankan sendiri yang lagi dihadapkan dengan adanya penangguhan setoran nasabah karena instruksi dari pemerintah.

Sebagai perbandingan dapat dilihat data sebagai berikut :
A. Realisasi Penerima KUR tahun 2019 Jumlah yang menerima : 5 orang

Jumlah Total Plafon : Rp. 580.000.000 (Lima Ratus Delapan Puluh Juta Rupiah)

Bank Penyalur :
a. BJB : 3 orang
b. Bank Mandiri : 2 orang

Jenis Komoditas Yang Dibiayai
a. Ayam petelur
b. Ternak Domba
c. Ternak Sapi Potong
d. Budi Daya Padi
e. Heuleur

B. Realisasi Penerima KUR tahun 2020 (Sampai dengan Bulan Mei 2020)

Jumlah yang menerima : 3 orang

Jumlah Total Plafon : Rp. 150.000.000 (Seratu Lima PuluhJuta Rupiah)

Bank Penyalur : Bank Jabar Banten (BJB)

Jenis Komoditas Yang Dibiayai
a. Ternak Ayam
b. Olahan Susu
c. Budi Daya cabe

Pengajuan KUR yang belum difasilitasi tahun 2020
a. Jumlah pengajuan : 25 orang
b. Total Nilai pengajuan : 670.000.000 (enam ratus tujuh puluh juta rupiah)

Di tahun 2019 serapan KUR Kab Kota Tasikmalaya Jawa Barat sangat baik tepat sasaran dan secara Gelobal Nasional Jawa Barat tahun 2020 urutan ke 6 di tahun 2019 urutan ke 3, In Syaa Allah masih ada waktu tersisa di tahun 2020 untuk mengejar serapan KUR di posisi Nasional No.1 ya minimal kembali posisi semula tahun 2019 di Nomor 3.  (Bahar)

 

 

 

 

Bagikan Artikel Ini:
banner 468x60
author
No Response

Leave a reply "PROGRAM KREDIT USAHA RAKYAT (KUR) DI TASIKMALAYA JABAR PERLU SOSIALISASI DARI PUSAT DAN DAERAH"