PROGRAM SERASI KEMENTAN TINGKATKAN PEREKONOMIAN DAN PENDAPATAN PETANI DI WAJO SULSEL

banner 160x600
banner 468x60
foto bahar

Hasil panen semangka yang melimpah Desa Lautan kawasan danau Tempe Kecamatan Belawa Kabupaten wajo Sulawesi Selatan, Rabu (27/11/2019)(foto Bahar By Jakarta News)

JAKARTANEWSon- Wajo Sulsel, Program SERASI ( Selamatkan Rawa, Sejahterakan Petani) yang digagas Kementerian Pertanian (Kementan) RI melalui Direktorat Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP), Kementan sudah digulirkan di Kalsel setahun yang lalu dengan pertanaman padi di lahan gambut dan rawa. Saat ini program SERASI di terapkan di Kabupaten Wajo Provinsi Sulawesi Selatan di lahan areal pertanian yang luasnya hampir 4000 Hektare disekitar areal Danau Tempe, dengan menerapkan pengairan yang diatur melalui drainase ke areal lahan pertanian warga setempat.

Pantauan tim media Jakarta News saat berkunjun ke danau Tempe dan wawancara dengan salah satu ketua Gapoktan, di Desa Lautan kecamatan Belawa Kabupaten wajo Sulawesi Selatan,  Rabu  (27/11/2019) mengatakan, dengan adanya program SERASI dari Ditjen Prasarana dan Sarana Pertanian Kementan, Alhamdulillah perekonomian dan pendapatan masyarakat di sekitar danau tempe dengan kehadiran proyek percontohan SERASI ini telah alami peningkatan sekaligus petani jadi sejahtera Kehidupanya. Para petani padi, jagung, semangka, dan cabai, telah mendapatkan air yang melimpah dan mencukupi,” kata Umar, Kepala Dusun Abahnur yang juga sebagai Ketua Gapoktan Harapan Jaya di Belawa Wajo.

Umar juga mengatakan, dengan adanya Program Serasi du Kabupaten Wajo, benar-benar telah menjadikan petani setempat sejahtera dan makmur dari segi ekonomi dan pendapatan sehari-hari. Kamu semua masyarakat yang tergabung dari beberapa Kelompok tani di Wajo sangat berharap Program SERASI dari Kementan terus beranjut dibawah kepemimpinan Mentan yang baru, Syahrul Yasin Limpo," katanya.

kadistan wajo

Yasir, Kabid PSP, Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Peternakan, Kabupaten Wajo, Provinsi Sulawesi Selatan.

Iya juga mengungkapkan, Adanya Program SERASI ini, panen juga alhamdulilah, ada peningkatan kesejahteraan petani. Misalnya, sebelum ada program SERASI panen jagung di tempat ini hanya 3 ton s/d 4 ton per hektare. Namun, begitu masuk program SERASI panen jagung meningkat menjadi 6 tob per hektar.Begitu pula panen semangka bisa mencapai Rp 40 juta per hektar,” kata Umar kepada Media Jakarta News, RRI Jakarta, Berita Raya Online Jakarta dan Harian Rakyat Sulsel Makassar.

"Petani di sini telah bertahun-tahun hidup di tepi Danau Tempe. Mereka tak mau mengeluh soal banjir sering melanda areal tanaman petani. Makanya tiap petani sudah siap hadapi banjir dengan menggunakan perahu, jadi tak perlu mengungsi,” ucapnya.

Sementara itu Yasir, Kabid PSP, Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Peternakan, Kabupaten Wajo, Provinsi Sulawesi Selatan didampingi H.Andi Kasau , PPK Belawa, kepada wartawan menjelaskan, proyek percontohan program SERASI meliputi tiga desa (Desa Lautan, Desa Lempangan, dan Desa Limpiraan ) di Kecamatan Belawa, Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan. Meliputi areal tanaman padi, jagung, semangka, dan cabai seluas 4000 hektare.

Kawasan SERASI danau Tempe wajo Sulsel

“Pilot projek SERASI di Kabupaten Wajo untuk saluran sekunder rencana panjang 10 kilometer dibangun bulan April 2019.Namun, karena pada Juni 2019 terjadi bencana banjir, pelaksanaan pekerjaan di lapangan tertunda.Kemudian dilanjutkan bulan Agustus 2019 setelah kondisi airnya surut sepanjang 6 kilometer. Dalam membangun saluran sekunder yang sumber airnya dari Danau Tempe kami tetap berkoordinasi dan bekerjasama dengan Direktorat Rawa, Sungai, dan Danau, Ditjen Sumber Daya Air, Kementerian PUPR,” jelas Yasir.

Terkait dana dan anggaran proyek percontohan Program SERASI di Kabupaten Wajo ini, ia mengatakan total dana seluruhnya sebesar Rp 8 miliar, khususnya ditujukan untuk kelompok tani.

“Dana SERASI per hektare mencapai Rp 4.300.000,-.Penggunaan dana sebesar Rp 8 miliar masih nihil, baru digunakan masyarakat petani sebesar Rp 1 miliar untuk penggalian, operator, solar/BBM, pompanisasi dan tenaga kerja petani,” jawabnya.

Supplai air dari Danau Tempe -untuk mengairi areal lahan rawa di Kabupaten Wajo-dalam pilot projek SERASI ini telah pula memperoleh izin dari Ditjen SDA Kementeriaan PUPR.

“Kualitas air Danau Tempe cukup bagus dan normal khususnya untuk mengairi areal tanam seluas 4000 hektare. Para petani menanam silih berganti.Bila tanam padi agak kurang dan tak cocok, petani beralih menanam buah semangka, atau tanam jagung dan cabai,” tuturnya. (Bahar)

Bagikan Artikel Ini:
banner 468x60
author
No Response

Leave a reply "PROGRAM SERASI KEMENTAN TINGKATKAN PEREKONOMIAN DAN PENDAPATAN PETANI DI WAJO SULSEL"