PERTEMUAN MENTAN AMRAN DAN MENTAN TEREZA DARI BRASIL SEPAKAT KERJASAMA EKSPOR IMPOR

banner 160x600
banner 468x60
mentan brazil

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman dan Menteri Pertanian Brazil Tereza Cristina bertemu di Kantor Kementerian Pertanian, Jakarta (20/5) membahas ekspor-impor (*)

JAKARTANEWSon- Pertemuan Mentan Amran Sulaiman dan Mentan Tereza Cristina Dias dari negara Brasil sepakat jalin kerjasama antar negara, Indonesia dan Brasil melakukan negosiasi untuk melakukan ekspor-impor di bidang pertanian.

Menteri Pertanian (Mentan) Amran Sulaiman membahas sejumlah kesepakatan penting di antaranya peluang ekspor dan investasi pertanian dengan Menteri Pertanian Brazil, Tereza Cristina.

Pertemuan tersebut berlangsung di Kantor Pusat Kementerian Pertanian (Kementan), Jakarta, Senin (20/5/2019). Mentan Cristina melakukan kunjungan bilateral ke Indonesia untuk menjajaki peluang impor dan ekspor antara dua negara.

Usai pertemuan Mentan Amran mengatakan, beberapa komoditas strategis kita seperti salak, manggis, dan lain-lain diberi ruang untuk diekspor ke Brazil," kata Mentan Amran.

Menurut Amran, Brazil membuka peluang komoditas strategis Indonesia untuk diekspor ke sana. "Membuka [peluang] sekitar 6 komoditas pertanian kita. Tadi tidak dibatasi mana saja yang diekspor ke Brazil.

Mentan Amran optimistis volume ekspor pangan Indonesia ke Brazil ke depannya semakin melejit. Sebab pada pertemuan ini telah disepakati agar komoditas pertanian Indonesia seperti salak, sarang burung walet, nanas, dan komoditi lainnya harus dapat diterima.

"Yang terpenting produk pertanian kita harus diterima, dan mereka bersedia. Sampai sekarang ini, Ekspor Indonesia ke Brazil sudah menyentuh angka US$0,3 miliar per tahunnya. Sebagian besar ekspor tersebut disumbang oleh fruit palm oil atau minyak kelapa sawit," ujarnya.

Selain ekspor, Mentan Amran menyebutkan dalam pertemuan ini, pemerintah Indonesia mengajak Brazil untuk investasi di Indonesia, khususnya di sektor pertanian dengan tujuan menekan biaya produksi dan pada akhirnya menyejahterakan para petani.

Salah satunya, kata Mentan Amran, pengembangan pabrik gula karena Brazil sebagai negara produsen gula terbesar di dunia diharapkan segera menjalin kerja sama dengan Indonesia, terutama investasi dan alih teknologi pengolahan pabrik gula untuk Indonesia.

Mentan Amran juga menjelaskan, pertemuan tadi Kita diskusi khususnya untuk pabrik gula, Menteri Brazil mengatakan terbuka untuk pengalaman pengolahan dan siap untuk membantu. Dan kita tahu negara produsen gula terbesar di dunia adalah Brazil. Mereka ingin mentransfer ilmunya ke Indonesia," jelas Mentan Amran.

Mentan Amran juga mengatakan, Saat ini, nilai ekspor Indonesia ke Brazil sebesar US$0,3 miliar per tahunnya. Sebagian besar ekspor tersebut disumbang oleh minyak kelapa sawit.

Selain itu, disepakati pula impor daging sapi dari Brazil. Namun, Amran enggan berkomentar mengenai volume dan nilai impor yang disepakati. "Hal terpenting kita mendapatkan harga yang lebih murah dengan kualitas yang bagus," ujarnya.

Dirjen Peternakan dan Kesehatan Hewan, I Ketut Diarmita menjamin daging sapi Brazil aman untuk dikonsumsi. "Untuk daging kita keluarkan rekomendasi bahwa daging Brazil aman. Tapi, (daging Brazil) baru masuk ketika produksi pertama kita diterima," jelas dia. (Bhr)

Bagikan Artikel Ini:
banner 468x60
author
No Response

Leave a reply "PERTEMUAN MENTAN AMRAN DAN MENTAN TEREZA DARI BRASIL SEPAKAT KERJASAMA EKSPOR IMPOR"