MENTAN AMRAN TARGETKAN INDONESIA SWASEMBADA JAGUNG TAHUN 2017

banner 160x600
banner 468x60
mentan-19-sep-16

Mentan Amran Sulaiman usai acara Rapat Koodirnasi (Rakor) yang membahas kesepakatan antara Dinas Pertanian dengan Gabungan Perusahaan Makanan Ternak (GPMT) di Kantor Kementan, Senin (19/9/2016) (*)

 

JAKARTANEWSon-Saat ini Kementerian pertanian menaruh perhatian yang tinggi kepada para petani dan pengusaha jagung. Pihaknya mengalokasikan bantuan pengembangan jagung yang dikawal GPMT sebanyak 1 juta ha, untuk mengejar target Indonesia swasembada jagung Tahun 2017. Demikian disampaikan Menteri Pertania (mentan) RI Andi Amran Sulaiman

"Untuk mendukung peningkatan produksi jagung guna mengejar target untuk swasembada jagung di tahun 2017, pihanya menaikkan anggaran yang dialokasikan yang sangat besar untuk pengembangan jagung 2 juta ha yakni mencapai Rp 3 triliun," tegas Mentan Amran.

Mentan Amran Sulaiman juga mengatakan,untuk mencapai swsembada jagung tahun depan GPMT terjun langsung mengawal budidaya jagung di tingkat petani. Apabila ini terwujud, maka akan terjadi penambahan produksi jagung sehingga impor jagung tidak perlu kita lakukan.

Mentan Amran berharap,terbangunnya sinergi yang baik antara pemerintah dan para pengusaha sehingga pada saat musim panen harga jagung di tingkat petani tidak jatuh. Dengan demikian, petani dan pengusaha sama-sama mendapat keuntungan yang wajar.

Mentan Amran juga mengungkapkan,jagung disamping sebagai pangan alternatif non beras, juga sebagai pakan ternak. Indonesia merupakan lumbung jagung dunia dan menempati peringkat ke-8 dengan kontribusi 2,06% terhadap produksi jagung dunia," ungkapnya.

Mentan Amran juga mengatakan,Sentra produksi jagung kita tersebar di 12 provinsi dan 45 kabupaten, terutama ada di: Kabupaten Grobogan, Kendal, Lampung Tengah, Lampung Timur, Tuban, Malang, Kediri, Blitar, Garut, Karo, Gowa, Pinrang, Bima, Sumbawa, Gorontalo dan daerah lainnya," katanya.   (Bahar)

Bagikan Artikel Ini:
banner 468x60
author
No Response

Leave a reply "MENTAN AMRAN TARGETKAN INDONESIA SWASEMBADA JAGUNG TAHUN 2017"