GUBERNUR DKI JAKARTA APRESIASI BKP KEMENTAN STABILKAN HARGA CABAI DAN BAWANG PUTIH DI JAKARTA

banner 160x600
banner 468x60
bkp anies

Gub DKI Jakarta Anies Baswedan dan Agung Hendriadi Kabadan Ketahanan Pangan Kementan dan Kapus Distribusi cadangan pangan BKP Risfaheri saat Operasi pasar di Jakarta, (foto Bahar By Jakarta News)

JAKARTANEWSon- Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan apresiasi Badan Ketahanan Pangan Kementerian Pertanian RI (Kementan) dan berteimakasih untuk kegiatan Operasi Pasar  Bawang Putih dan Cabai di Kota-kota besar seluruh Indonesia utamanya di DKI Jakarta.

Anies Baswedan, menyampaikan hal tersebut dalam sambutannya pagi ini, di TTI Centere Pasar Minggu, saat pelepasan 22 unit kenderaan yang mengangkut bawang putih dan cabai untuk 22 pasar di DKI. Menteri Pertanian diwakili Kabadan Ketahanan Pangan Kementan, Agung Hendriadi, menyampaikan Pesan Mentan SYL, agar segera menstabilkan harga di Pasar-pasar utama DKI, dengan target harga maksimal Rp.50.000/Kg untuk cabai dan Rp.35.000/kg untuk bawang putih.

Anies Baswedan percaya dan yakin dengan adanya operasi pasar yang digagas Menteri Pertanian akan dapat Efektif serta Efisien untuk stabilkan harga. Kita bekerjasama dengan semua stake hollder untuk ke bahagiaan masyarakat luas agar dapat memenuhi kebutuhannya dengan nyaman ujar Anis Baswedan, pada kesemptan tersebut, Gubernur DKI, meminta agar jajaran Food Station dan PD. Pasar Jaya DKI, memanfaatjan momentum ini dengan sebaik-baiknya serta jangan perna tidak koordinasi di lapangan," Kami mendukung sekali operasi pasar yang dilakukan Kementerian Pertanian pagi hari ini dimana 22 pasar dijangkau," kata Anies.

Pada acara yang sama pagi itu, Kepala Badan Ketahanan Pangan(BKP) Kementerian Pertanian( Kementan), Agung Hendriadi bersama Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Anggota Komite II DPD DKI Fahira Idris melepas bawang putih dan cabai dalam operasi pasar  ke 22 pasar di Wilayah DKI Jakarta. Operasi pasar ini dilakukan untuk mengendalikan harga 2 komoditas tersebut yang akhir-akhir ini meningkat  khususnya di Prov DKI Jakarta.

Agung mengungkapkan terjadinya kenaikan harga untuk khusus bawang putih dan cabai dikarenakan karena masalah Cuaca dan sebagainya untuk provinsi luar pulau jawa masih panen tetapi untuk pulau Jawa panen agak berkurang.
 
Kepala Badan Ketahanan Pangan Kementan  Agung Hendriadi juga mejelaskan,  bahwa bawang putuh dan cabai untuk kebutuhan operasi pasar dipasok dari Sulawesi Selatan, Kalsel dan Sumatera Barat, pasokan tersebut bukan hanya di pasar-pasar biasa nanun hingga Pasar Induk Kramat Jati turut menerima pasokan agar harga Bawang Putih dan Cabai segera Stabil tegas Kabadan BKP Kementan.
 
"Untuk itu tugas kita bersama Kementan bersama-sama dengan food station adalah mengamankan pasokan dan harga," kata Agung dalam acara operasi pasar Cabai dan Bawang Putih di Toko Tani Indonesi Center(TTIC) Pasar Minggu,
 
Agung juga menjelaskan bahwa pemerintah hadir agar dalam hal ini dalam ada pengendalian harga di pasar demi ketentraman masyarakat luas. Untuk operasi pasar  20 Ton bawang putih di gulir oleh food station dan 10 Ton Cabai Merah di Pasok oleh Kementan.
 
"Satu hari dari laporan food station 20 Ton kita gulir ke pasar Kita ke pasar dengan harga Rp30.000 ini jauh di bawah dari harga yang berlaku sekarang," katanya.
 
Selain itu, pasokan komoditas yang dilepas dalam operasi tersebut di pasok dari Luar Jawa yakni  Kabupaten Wajo, Kalimantan Selatan dan Sumatera Barat. Sebelumnya harga cabai rawit merah di DKI Jakarta hampir mencapai Rp. 100.000,- namun dengan intervensi dari Kementan saat ini harganya sudah turun.
 
"Cabe rawit merah yang perjalanannya cukup jauh di ambil dari Wajo Kalimantan Selatan dan Sumatera Barat. Harga cabe rawit merah  di DKI sebelumnya mendekati 100 ribu rupiah  namun setelah 3 hari kita intervensi harga cabai bisa turun mencapai Rp.70.000 - Rp.80.000 itu di retail Pak," ucap Agung.
 
Selain itu, Agung juga mengatakan jika Mentan memintanya untuk selalu mengamankan harga pasar terkhusus untuk bahan pokok pada musim penghujan ini  sehingga harga tidak melebihi harga 50 ribu rupiah. Pengendalian khusus ini akan dilakukan hingga harga pasar dapat stabil kembali.
 
"Pesan Pak Menteri jangan berhenti sampai harga  stabil di angka 50 ribu. Tapi tentu saya yakin dengan teman teman sekalian pasar jaya, food Station, Ketahanan Pangan apalagi komite II DPD RI, Kadin juga, saya yakin kita bisa selesaikan ini," kata Agung.
 

Sementara itu, Kepala Pusat Distribusi dan Cadangan Pangan BKP Risfaheri mengatakan, bahwa Kementan akan terus mengidentifikasi lokasi panen cabai di luar Pulau Jawa yang akan siap panen, kemudian didatangkan ke DKI Jakarta untuk meredam harga cabai disini," katanya.

Kepala Pusat Distribusi dan Cadangan Pangan BKP Kementan,  Risfaheri juga mengungkapkan,  hingga hari ini sudah didatangkan cabai lebih dari 25 ton tidak hanya Cabai Rawit Merah, kami juga menambah pasokan Cabai Merah Keriting dari Sumatera Barat, Kabupaten wajo sulsel untuk menekan lonjakan harga Cabai di DKI. Kita akan upayakan tiap hari minimal 10 ton akan pasok cabai ke DKI Jakarta dari daerah," kata Risfaheri.  (Bahar)

Bagikan Artikel Ini:
banner 468x60
author
No Response

Leave a reply "GUBERNUR DKI JAKARTA APRESIASI BKP KEMENTAN STABILKAN HARGA CABAI DAN BAWANG PUTIH DI JAKARTA"