KEMENTAN GELAR AGRIVAGANZA MENUJU SDM PERTANIAN YANG BERDAYA SAING

banner 160x600
banner 468x60
agrivaganza

Plt Sekjen Kementan , Momon Rusmono saat acara Agrivaganza di halaman Kantor Kementan Jakarta, Kamis (11/7/2019)(*)

JAKARTANEWSon- Memperingati Hari Krida Pertanian, Kementerian Pertanian (Kementan) menyelenggarakan Agrivaganza 2019 yang mengusung tema “SDM dan Infrastruktur Menuju Pertanian Berdaya Saing”. Hal ini untuk menghidupkan kembali tradisi peringatan hari krida Pertanian yang diselenggarakan setiap tahunnya.

" Gelar Agrivaganza 2019 diselenggarakan selama tiga hari dari 11 sampai dengan 13 Juli 2019, di Gedung Pusat Informasi Agribisnis, Kantor Pusat Kementerian Pertanian.

Menteri Pertanian Amran Sulaiman yang diwakili Plt sekjen Kementan Momon Rusmono dalam sambutannya saat membuka acara Agrivaganza di halaman Kantor Kementan Jakarta, Kamis (11/7/2019) mengatakan, Diselenggarakannya Agrivaganza 2019 diharapkan bisa menjadi momentum untuk melihat kembali sasaran strategis Kementerian Pertanian agar tetap on the track, sembari mengundang masyarakat umum untuk mengenal serta mengimplementasikan pertanian dalam kesehariannya.

Bagi masyarakat pertanian sendiri, Agrivaganza dapat menjadi event edukasi untuk mengembangkan produk pertanian dan akhirnya mampu meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan para pelaku agribisnis terutama para petani atau produsennya.

Momon Rusmono juag mengungkapkan, peringatan Hari Krida 2019 juga dijadikan ajang evaluasi diri guna meningkatkan kinerja Kementerian Pertanian lebih baik lagi.

Ia mengatakan lagi pentingnya kualitas Sumber Daya Manusia yang mumpuni turut menjadi faktor penting dalam upaya mewujudkan misi-misi Kementerian Pertanian.

“Hari Krida Pertanian adalah hari untuk bersyukur dan menikmati capaian-capaian Kementerian Pertanian yang betul-betul dinikmati oleh para petani. Ini tema yang luar biasa menarik. Memang tidak bisa dipungkiri, apapun programnya mulai dari mewujudkan kedaulatan pangan, meningkatkan kesejahteraan petani, maupun merealisasikan misi menjadi lumbung pangan dunia pada 2025, kuncinya adalah kualitas Sumber Daya Manusianya,” ungkap Momon Rusmono saat memberi pidato sambutan.

Selain itu, Momon juga mengakui pentingnya peran generasi milenial untuk mewujudkan pertanian modern yang terintegrasi dengan teknologi. Mengingat salah satu misi Kementan adalah untuk menjadi lumbung pangan dunia pada 2025.

Maka dengan memanfaatkan teknologi serta semangat untuk terus berinovasi menjadi bahan bakar agar mampu bersaing di skala global.

“Ke depannya pertanian akan lebih berorientasi pada modernisasi model pertanian dan akan lebih banyak menggunakan alat dan mesin yang notabene akan berakibat berkurangnya tenaga manusia di sektor pertanian. Tetapi di sini lah, dibutuhkan generasi milenial yang mempunyai kompetensi yang luar biasa. Jumlah boleh berkurang, tetapi SDM nya profesional dan siap menghadapi tantangan global. Hal itu juga menjadi salah satu fokus kami guna meningkatkan kualitas SDM serta pengaplikasian teknologi pertanian," kata Momon Rusmono. (Bhr)

 

Bagikan Artikel Ini:
banner 468x60
author
No Response

Leave a reply "KEMENTAN GELAR AGRIVAGANZA MENUJU SDM PERTANIAN YANG BERDAYA SAING"