KABARANTAN ALI JAMIL MEWAKILI MENTAN SYL, LEPAS EKSPOR CANGKANG KELAPA SAWIT KE THAILAND

banner 160x600
banner 468x60
sulbar ekspor 27

Ekspor perdana cangkang sawit ke Thailand, ditandai dengan penyerahan Phytosanitari Certificate dan pelepasan burung merpati, oleh Gubernur Sulbar, Ali Baal Masdar bersama Kepala Badan Karantina Pertanian RI, Ali Jamil yang mewakili Menteri Pertanian RI

JAKARTANEWSon- Mamuju, Kepala Badan Karantina Pertanian (Barantan) Ali Jamil mewakili Mentan Syahrul dalam kunjungan kerjanya di Sulsel dan sulbar mengelar pelepasan ekspor cangkang kelapa sawit di Mamuju Sulbar. Sebanyak 8.000 ton cangkang sawit tersebut akan diberangkatkan ke Thailand. Komoditas ini diberangkatkan oleh eksportir baru dengan negara tujuan ekspor yang baru.

Menurut Kabarantan Ali Jamil, Sumber daya alam berupa hasil pertanian di Pulau Sulawesi terus diproduksi. Badan Karantina Pertanian Kementan Sebagai pihak yang bertanggung jawab memastikan produk pertanian bebas penyakit dan memenuhi persyaratan teknis negara tujuan, Barantan menyatakan siap mendukung potensi yang dimiliki oleh daerah.

Kabarantan Ali Jamil yang didampingi Kabalai Karantina Makassar pada acara pelepasan ekspor cangkang sawit di Mamuju Sulbar, Senin (27/7/20202) menjelaskan, Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat kaya akan berbagai hasil pertanian, perkebunan, dan hortikultura yang laku di pasar internasional. Kami selalu berkomitmen untuk menjalankan tugas dengan profesional. Pemeriksaan fisik, pengujian laboratorium, hingga perlakuan seperti fumigasi selalu dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab untuk menjamin kualitas barang sebelum diekspor,” jelasnya.

Ia juga mengatakan, Pelepasan ekspor produk pertanian bukanlah hal yang baru dilakukan. Pemerintah pusat, pemerintah daerah, instansi terkait, hingga pengusaha dan masyarakat lokal bekerja sama dengan perannya masing-masing.

Kepala Badan Karantina Pertanian Kementan, Ali Jamil juga mengungkapkan, berdasarkan data sistem perkarantinaan, IQFAST cangkang sawit milik CV Anugrah Abadi, Sulbar baru pertama kali mengirim cangkang sawit ke Thailand dengan nilai ekonomi sebesar Rp. 8,9 milyar yang dinilai berdampak baik bagi Sulbar itu sendiri.

“Tahun lalu, produk yang sama juga berhasil diekspor ke Jepang sebanyak 8,4 ton. Melihat potensi cangkang sawit asal Sulbar yang besar, Ali Jamil menekankan, kedepan diperlukan sinergisitas berbagai pihak agar kinerja ekspornya dapat terus dipacu," kata Kabarantan Ali Jamil.

Ia juga menuturkan, Kedepan Selalu berupaya aktif mempromosikan dan mengkampanyekan aneka produk turunan dan samping kelapa sawit ke berbagai negara, saat ini banyak negara tengah menggalakkan penggunaan sumber energi terbarukan termasuk energi biomassa asal cangkang sawit, sehingga lambat laun cangkang sawit tersebut diprediksi semakin diminati di berbagai negara," tutur Kabarantan Ali Jamil.

Gubernur Sulbar Ali Baal Masdar saat diwawancarai media mengatakan, Kita bersyukur hari ini kita berkumpul di Pelabuhan Belang -belang bersama Kepala Balai Pertanian RI mewakili bapak menteri. Disini kita sama-sama melihat pelepasan ekspor perdana cangkang kelapa sawit sebanyak 8 ribu ton. Semoga kedepan Sulbar dapat lebih meningkatkan ekspornya.

Gubernur Sulbar Ali Baal juga menjelaskan, wilayah Indonesia yang sebagian besar bertopografi pertanian dengan penduduknya yang berprofesi sebagai petani, menjadi modal utama bagi dunia pangan Indonesia, sehingga dari sektor tersebut Sulbar tidak ingin ketinggalan dan segera mengambil perannya.

“Ekspor kali ini sudah yang ketiga kali, di awali ke Jepang sebanyak dua kali dan sekarang ke Thailand. Kita berharap ekonomi masyarakat Sulbar dapat semakin maju dan malaqbiq,” pungkas mantan Bupati Polman dua periode itu," kata Gubernur Sulbar Ali Baal

Dalam kegiatan ekspor ini, Gubernur Sulawesi Barat Ali Baal Masdar Bersama Kepala Barantan Ali Jamil menyerahkan Phytosanitary Certificate kepada pemilik cangkang sawit sebagai bukti bahwa produk tersebut telah melalui serangkaian tindakan karantina tumbuhan dan sebagai dokumen persyaratan lalu lintas produk tumbuhan. Tanah kita subur makmur, produksi pertanian jangan sampai mengendur. (Bhr)

 

Bagikan Artikel Ini:
banner 468x60
author
No Response

Leave a reply "KABARANTAN ALI JAMIL MEWAKILI MENTAN SYL, LEPAS EKSPOR CANGKANG KELAPA SAWIT KE THAILAND"