OMBUDSMAN : BULOG DIBUBARKAN SAJA KARENA TERUS MERUGI DAN TIDAK LAGI EFEKTIF

banner 160x600
banner 468x60

Screenshot_2018-01-05-05-32-15_1

JAKARTANEWSon- Ombudsman RI (ORI) menyarankan Badan Urusan Logistik ( Bulog) dibubarkan. Ombudsman menganggap kehadiran Bulog tidak lagi efektif dalam upaya penurunan harga sembilan bahan pokok (sembako). Saran lainnya, Bulog sebaiknya menjadi perseroan terbatas (PT) saja agar bisa menaikkan profit.

"Bulog bisa saja ditiadakan untuk jadi perusahaan berupa PT murni, tapi peran stabilator (harga) harus ada," kata Anggota Ombudsman RI Alamsyah Saragih dalam konferensi persnya di kantor Ombudsman, Jakarta Selatan, Kamis (27/6/2019).

Menurut Alamsyah, Bulog terus merugi hingga berpotensi merugikan keuangan negara. Selama ini, komoditas yang sudah dibeli Bulog justru sebagian besar tak didistribusikan. Alhasil, komoditas itu malah membusuk di gudang," katanya seperti dikutip di Kompas.com

"Saya lihat gradasinya Bulog turun terkait penerimaannya. Mereka masih konvensional alatnya. Setelah disuruh serap tapi penyaluran enggak bisa, lalu bisa busuk. Ini harus dipikirkan," ujarnya.
 
Ia menyarankan Bulog punya kebijakan yang lebih inovatif dalam menyikapi permasalahan. Sehingga perum yang kini dipimpin Budi Waseso itu bisa menyelesaikan masalah yang cenderung serupa tiap tahun, salah satunya terkait stok gudang yang menurun kualitasnya karena tak bisa dijual.

"Jangan sampai Bulog dianggap musnahkan barang negara. Pilihan operasi pasar enggak tepat karena banting harga kalau lagi harga beras lagi enggak tinggi," ucapnya. Ia memprediksi Bulog bakal tak bisa lagi beroperasi jika tidak ada evaluasi dan perbaikan. Khususnya ketika Bulog terlalu banyak menyerap komoditas tapi tak mampu menjualnya.

"Bisa bangkrut karena pengadaan terus tapi enggak ada output. Di gudang saja. Kalau 2-3 tahun ke depan maka Bulog hancur," tuturnya. (Kompas.com)

Bagikan Artikel Ini:
banner 468x60
author
No Response

Leave a reply "OMBUDSMAN : BULOG DIBUBARKAN SAJA KARENA TERUS MERUGI DAN TIDAK LAGI EFEKTIF"